Resensi “Mengelola Sekolah Berbasis Entrepreneurship”

Judul                           : Mengelola Sekolah Berbasis Enterpreneurship

Penulis                         : Barnawi & M. Arifin

Jumlah Halaman          : 204

Penerbit                       : Ar-Ruzz Media

Tahun Terbit                : 2013

Buku ini berisikan cara untuk mengelola sekolah yang berbasis kewirausahaan. Pada Bab pertama menjelaskan bagaimana kita mengelola suatu lembaga pendidikan dengan modal yang sedikit tetapi hasilnya besar, yaitu dengan mengubah mind site, prestasi tidak harus mahal , kita tidak perlu mengeluarkan banyak dana tetapi tetap mendapatkan prestasi terbaik. Kemudian mengendalikan proses mengajar untuk belajar, pengendalian proses belajar akan mendukung terjadinya proses belajar pada siswa, oleh karena itu pendidik harus mampu mengendalikan proses mengajar dengan baik sesuai dengan tahapan yang benar. Ciptakan good financing, aspek pembiayaan merupakan aspek yang sangat penting dalam keberlansungan pendidikan , karena aspek ini mempengaruhi keuntungan dan keberlangsungan sebuah lembaga.

Pada bab kedua membahas mengenai profit oriented yang meliputi lahan dan fasilitas, perlu adanya perluasan lahan dan pengembangan fasilitas agar produktivitas lembaga meningkat. Kemudian Cash flow memegang peranan penting dalam operasional lembaga. Prestasi akademik juga merupakan hal yang dicapai siswa setelah melakukan kegiatan belajar, prestasi akademik adalah proses belajar yang dialami siswa dan menghasilkan perubahan pengetahuan, pemahaman, penerapan, daya analisis, sintesis, dan evaluasi. Selanjutnya karakter, yaitu sebuah kondisi dinamis stuktur antropologis individu, yang tidak mau sekedar atas determinasi kodratinya, tetapi juga sebuah usaha hidup untuk menjadi semakin integral mengatasi determinasi alam dalam dirinya demi proses penyempurnaan dirinya terus menerus (Koesoema, 2007:104).

Selanjutnya yaitu Bab ketiga membahas school culture as corporate culture, meliputi kepala sekolah sebagai manajer pabrik, guru dan karyawan sebagai karyawan pabrik, dan human development. Pada bab ini juga membahas karakteristik tertentu suatu sekolah atau lembaga pendidikan berdasarkan sifat-sifat yang dimilikinya.

Bab keempat,developmentbased sustainable growth. Didalamnya termasuk konsep rumah tumbuh, yaitu sebuah solusi dari para arsitek untuk keluarga yang memiliki ekspetasi besar terhadap rumahnya, namun memiliki keterbatasan finansial. Rumah tumbuh berarti pembangunan rumah yang dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan keadaan ekonomi dan oenambahan jumlah anggota keluarga. Selain rumah tumbuh dalam bab ini juga membahas bluprint pengembangan , bluprint sangatlah diperlukan untuk pengembangan sekolah atau lembaga pendidikan secara berkelanjutan.

Berikutnya bab kelima membahas diversifikasi produk, dimana di dalamnya menjelaskan tentang klub creative writing, yaitu kegiatan tulis menulis yang didasarkan atas ide sendiri atau memperkaya ide orang lain dengan cara yang berbeda-beda untuk memuaskan pembaca. Selain itu bab ini juga membahas budidaya madu, dan produksi media pembelajaran, yaitu produk media-media yang diperlukan dalam pembelajaran. Bab ini membahas mengenai produk yang dapat dikembangkan bagi pelajar dan pendidik sendiri.

Bab terakhir yaitu bab enam membahas mengenai etika bisnis disekolah. Mengenal etika perlu ditumbuhkan pada peserta didik dalam berwirausaha. Selain itu etika bisnis di sekolah, dan standar etika bisnis di sekolahpun sangat penting diterapkan pada peserta didik.

Kelebihan : kelebihan buku ini yaitu, kata-kata yang dugunakan penulis tidak terlalu sulit sehingga mudah dipahami oleh pembaca. Selain itu dengan membaca buku ini pembaca akan bertambah tertarik dalam hal enterpreaneurship/kewirausahaan sehingga mampu menumbuhkan jiwa kewirausahaan dalam masyarakat dan generasi muda.

Kekurangan : kekurangan yang terdapat dalam buku ini yaitu penulis kurang memperlihatkan peran peserta didik dalam pengelolaan sekolah padahal tanpa adanya peserta didik tak akan ada lembaga pendidikan baik formal maupun nonformal. Selain itu cover buku ini kurang menarik sehingga menurunkan daya tarik pembaca untuk membacanya.